Jumat, 23 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Olahraga
Olahraga

Daud Yordan Bidik KO atas Adore Torres di Back to Champion 2026 Pontianak

✍️ Nita Purnamasari 🕒 10 Oct 2026 👁️ 11x dibaca
Petinju profesional Indonesia, Daud Yordan siap menghadapi petinju Filipina, Adore Torres di Pontianak.
Petinju profesional Indonesia, Daud Yordan siap menghadapi petinju Filipina, Adore Torres di Pontianak. Foto: istimewa

kayongnews.com – Petinju Indonesia Daud Yordan membidik kemenangan knockout (KO) saat menghadapi petinju Filipina Adore Torres dalam laga utama Back to Champion 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani Pangsuma, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (10/10/2026).

Pertandingan kelas super welterweight yang dijadwalkan berlangsung selama delapan ronde tersebut menjadi momen kembalinya Daud ke ring profesional. Petinju berusia 39 tahun itu mengaku telah menjalani persiapan intensif untuk menghadapi lawannya.

"Target saya menang KO besok (Sabtu). Sebelum habis ronde lah," ujar Daud Yordan.

Daud mengatakan persiapannya mencakup latihan intensif dan mempelajari karakter lawan selama beberapa bulan. Ia juga memiliki pengalaman menghadapi sejumlah petinju asal Filipina sepanjang kariernya.

"Kalau Adore Torres belum. Tapi kalau rata-rata petinju Filipina, sudah lebih dari enam kali saya bertarung dan semuanya saya kalahkan. Jadi, saya punya pengalaman tentang itu," ujar Daud Yordan.

Meski percaya diri dengan persiapannya, Daud menegaskan bahwa pertandingan tinju tetap membutuhkan strategi dan kewaspadaan karena situasi di atas ring dapat berubah.

"Petinju itu tidak bisa diprediksi juga. Sewaktu-waktu bisa berubah situasinya. Oleh sebab itu, saya fokus pada perencanaan yang besok akan saya terapkan bersama tim," ujar Daud Yordan.

Torres Sebut Daud sebagai Legenda

Menjelang pertandingan, Adore Torres menyampaikan penghormatan kepada Daud. Dalam konferensi pers di Pontianak, Jumat (9/10/2026), petinju Filipina tersebut menyebut Daud sebagai legenda sekaligus sosok yang diidolakannya.

"Merupakan kehormatan bagi saya bisa berbagi ring dengan sang legenda, Tuan Daud Jordan. Idola. Merupakan kehormatan besar bagi saya bisa berbagi ring dengan Anda," ujar Adore Torres.

Daud pun menekankan bahwa persaingan di dalam ring tidak menghilangkan nilai persahabatan dan sportivitas dalam olahraga.

"Tinju itu persahabatan. Olahraga itu tetap sahabat. Jadi kita nggak akan berperangan di sini, tapi di atas ring. Jadi dan hanya sebatas di situ saja. Kalau di sini kita sahabat. Jadi itulah indahnya olahraga," ujar Daud Yordan.

Ia juga mengajak masyarakat Kalimantan Barat memberikan dukungan kepada para petinju yang tampil dalam ajang tersebut.

"Kami anak-anak daerah, anak-anak bangsa ingin memberikan karya kami untuk daerah. Oleh sebab itu mohon doa, mohon dukungan dari bapak-ibu sekalian agar besok kami bisa bertanding, bisa lancar pertandingan, bisa sukses," ujar Daud Yordan.

Daud Ingin Lahirkan Petinju Profesional dari Kalbar

Selain mengejar kemenangan, Daud berharap kehadirannya di Pontianak dapat menginspirasi generasi muda Kalimantan Barat untuk menekuni olahraga tinju dan meraih prestasi.

"Saya berharap anak-anak daerah bisa melihat ini. Mudah-mudahan dari Kalimantan Barat terus hadir generasi-generasi petinju berikutnya," ujar Daud Yordan.

Ia juga menceritakan bahwa dirinya berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, tetapi mampu meraih prestasi melalui olahraga tinju.

"Saya sendiri datang dari keluarga yang tidak mampu, tapi bisa berprestasi," ujar Daud Yordan.

Melalui Daud Yordan Promotions, ia ingin membuka kesempatan bagi petinju muda untuk masuk ke dunia profesional dan memiliki peluang mengejar gelar juara.

"Lewat Daud Jordan Promotion ini, kami akan membuat bagaimana membawa para petinju-petinju yang ingin menjadi petinju profesional, masuk ke dalam sistem dan bisa menjadi juara dunia, banggakan nama daerah, banggakan apa keluarga, banggakan seluruh masyarakat yang ada di Kalimantan Barat," ujar Daud Yordan.

CEO Daud Yordan Promotions Alex Kristian mengatakan, penyelenggaraan Back to Champion 2026 juga menjadi bagian dari upaya menyediakan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan prestasi di dunia tinju.

"Kita hadir di sini untuk anak-anak muda dari manapun kalian, Daud Jordan Promotions hadir untuk kalian. Dan saya percaya karena prestasi dan sukses itu bisa terjadi," ujar Alex Kristian.

Alex menambahkan, pihaknya masih menyiapkan sejumlah rencana pengembangan untuk tahun berikutnya.

"Ini adalah langkah awal sebelum kita menjadi sesuatu yang jauh lebih besar. Tahun 2027 kita masih punya banyak planning," ujar Alex Kristian.

Ajang Back to Champion 2026 menghadirkan total 12 partai pertandingan. Duel Daud Yordan melawan Adore Torres menjadi laga utama yang dijadwalkan berlangsung di GOR Terpadu Pontianak.

NP
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update