FAJI Pontianak Matangkan Persiapan Porprov Kalbar 2026, 14 Atlet Siap Bertanding
kayongnews.com – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Pontianak terus mempersiapkan atletnya untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.
Program pemusatan latihan tim arung jeram Pontianak telah berjalan sejak 3 Mei 2026. Latihan dilaksanakan secara rutin setiap pekan dan hingga awal Oktober telah memasuki pekan ke-24.
Sekretaris Umum FAJI Kota Pontianak yang juga menjadi pelatih, Teddy Ismayadi, mengatakan pemusatan latihan dilakukan untuk membentuk tim yang memiliki kesiapan fisik, teknik, serta kekompakan sebelum berlaga di Porprov.
“Persiapan kami sudah melakukan pemusatan pelatihan sejak 3 Mei 2026. Sejak itu kami latihan seminggu satu kali, setiap Minggu, dari pagi pukul 07.00 hingga 17.00,” kata Teddy kepada Suara Pemred, Selasa (6/10/2026).
Latihan dalam satu hari dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berlangsung pada pukul 07.00 hingga sekitar 11.00 dengan fokus utama pada pembinaan fisik.
“Dari pukul 07.00 sampai 11.00 anak-anak melakukan pelatihan fisik. Kita bina fisiknya,” ujarnya.
Setelah jeda, latihan dilanjutkan pada pukul 14.00 hingga 17.00. Sesi sore difokuskan pada peningkatan kemampuan teknik yang berlangsung di kawasan Gertak Satu.
Selain meningkatkan keterampilan, latihan teknik tersebut juga dimanfaatkan untuk membangun koordinasi dan kekompakan antaranggota tim.
14 Atlet Terpilih
Selama menjalani pemusatan latihan, FAJI Pontianak sekaligus melakukan seleksi atlet. Penentuan komposisi tim dilakukan berdasarkan perkembangan kemampuan masing-masing atlet serta menyesuaikan regulasi dari FAJI pusat.
Dari proses tersebut, jumlah atlet akhirnya dikerucutkan menjadi 14 orang. Komposisinya terdiri dari tujuh atlet putra dan tujuh atlet putri.
“Jadi minggu kemarin ini sudah minggu ke-24. Dari rentang waktu itu kami juga melakukan seleksi. Sekarang karena regulasi dari FAJI pusat, kami mengerucutkan jumlah atlet menjadi 14 orang, tujuh putra dan tujuh putri,” jelas Teddy.
Selain atlet, tim arung jeram Pontianak juga akan didampingi tiga orang official selama persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.
Dengan waktu menuju Porprov yang semakin dekat, latihan akan terus diarahkan untuk meningkatkan kemampuan tim, khususnya pada aspek fisik, teknik, dan kerja sama.
Teddy menjelaskan bahwa arung jeram tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik. Kemampuan membaca situasi di lintasan serta koordinasi antaratlet juga menjadi bagian penting dalam pertandingan.
Karena itu, para atlet tidak hanya dituntut memiliki kemampuan secara individu. Mereka juga terus dilatih agar mampu berkomunikasi dan bekerja sama dengan baik ketika berada dalam satu perahu.
FAJI Pontianak berharap program latihan yang telah berlangsung selama beberapa bulan dapat menjadi bekal bagi 14 atlet yang terpilih untuk tampil optimal di Porprov Kalbar 2026.
“Kami terus melakukan latihan dan pembinaan. Mudah-mudahan dengan persiapan yang sudah berjalan selama ini, anak-anak bisa semakin siap menghadapi pertandingan,” pungkas Teddy.
