Jumat, 23 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Pemkab Kayong Utara Kaji Sekolah Nasional Terintegrasi, Kurikulum dan Karakter Jadi Perhatian

✍️ Nita Purnamasari 🕒 15 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
Sekda, Erwin Sudrajat.
Sekda, Erwin Sudrajat. Foto: istimewa

kayongnews.com – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara mengkaji pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia di daerah. Program ini diarahkan untuk mempersiapkan peserta didik agar mampu bersaing menghadapi perkembangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai karakter dan keagamaan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat, mengatakan pengembangan sekolah tersebut perlu melalui kajian menyeluruh agar pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan pendidikan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan menjadi tujuan utama yang ingin dicapai melalui rencana pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi.

"Tujuan utamanya dan yang paling pokok adalah bagaimana kita dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kayong Utara. Karena itu, berbagai aspek perlu dikaji secara matang agar program ini benar-benar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat," ujarnya.

Erwin menjelaskan, Sekolah Nasional Terintegrasi memiliki konsep yang berbeda dengan sekolah rakyat maupun sekolah unggulan. Meski demikian, dari sisi kurikulum, sekolah tersebut diharapkan mampu menerapkan standar pendidikan yang unggul dan relevan dengan kebutuhan masa depan.

"Saya lihat tadi memang secara konsep beda ya, antara sekolah terintegrasi, sekolah rakyat, dan sekolah unggulan memang beda. Namun dari sisi kurikulum, Sekolah Nasional Terintegrasi ini harus menjadi sekolah unggulan. Konsep yang berkembang saat ini mengarah pada penguatan kurikulum nasional yang dipadukan dengan kurikulum internasional, termasuk kemampuan komunikasi menggunakan bahasa asing sebagai salah satu kompetensi yang perlu dipersiapkan bagi peserta didik," jelasnya.

Perpaduan kurikulum nasional dan internasional tersebut diharapkan dapat memperluas kemampuan peserta didik, termasuk dalam penguasaan bahasa asing. Kompetensi ini dinilai penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan di tingkat nasional maupun global.

Selain pembelajaran akademik, Pemkab Kayong Utara juga menekankan pentingnya pendidikan karakter. Erwin menyebut pendidikan agama perlu tetap menjadi bagian dari proses pembelajaran agar peserta didik memiliki landasan nilai dan moral yang kuat.

"Pendidikan agama tidak boleh ditinggalkan. Justru harus menjadi bagian dari penguatan karakter peserta didik. Mungkin bentuknya dapat dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat wajib, sehingga nilai-nilai religius tetap tertanam dalam diri anak-anak kita," katanya.

Pemkab Kayong Utara akan mengkaji berbagai aspek pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi, termasuk arah kurikulum dan penguatan karakter. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan sekaligus membentuk generasi muda yang kompetitif tanpa mengabaikan nilai-nilai keagamaan.

NP
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update