Jumat, 23 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Realisasi Investasi Kalbar Capai Rp11,69 Triliun, Ini Peluang Ekonomi Daerah

✍️ Nita Purnamasari 🕒 10 Oct 2026 👁️ 7x dibaca
Tere Widi, Sekretaria Daerah Kalbar di Forum Group Discussion bertema 'Kolaborasi Publik Mendorong Investasi Inklusif dan Berkelanjutan di Kalbar yang digelar Sekber Satu Kata
Tere Widi, Sekretaria Daerah Kalbar di Forum Group Discussion bertema 'Kolaborasi Publik Mendorong Investasi Inklusif dan Berkelanjutan di Kalbar yang digelar Sekber Satu Kata Foto: istimewa

kayongnews.com – Realisasi investasi di Kalimantan Barat mencapai Rp11,69 triliun pada triwulan I 2026. Angka tersebut setara 21,17 persen dari target investasi tahunan sebesar Rp55,2 triliun yang ditetapkan Kementerian Investasi/BKPM.

Staf Bidang Ekonomi Setda Kalbar, Tere Widi, menyampaikan capaian tersebut dalam forum diskusi kelompok terarah (FGD) bertema “Kolaborasi Publik Mendorong Investasi Inklusif dan Berkelanjutan di Kalbar” yang digelar Sekber Satu Kata, Kamis.

"Dari target 2026 tersebut, realisasi investasi Kalbar pada Triwulan I 2026 telah mencatatkan angka sebesar Rp11,69 triliun atau sekitar 21,17 persen dari total target yang ditetapkan,” kata Tere.

Capaian tersebut melanjutkan tren realisasi investasi Kalbar yang melampaui target pada 2025. Saat itu, investasi tercatat sebesar Rp51,36 triliun, lebih tinggi dari target Rp30,39 triliun.

Menurut Teresia, peningkatan investasi perlu diikuti komitmen pelaku usaha agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, terutama dalam peningkatan kesejahteraan dan penguatan ekonomi lokal.

"Dengan tercapainya realisasi lebih dari 100 persen pada tahun 2025 lalu, pemerintah meminta komitmen pengusaha untuk memberikan dampak ke masyarakat, terutama kesejahteraannya. Komitmen pengusaha untuk tak hanya berinvestasi, tapi juga memberikan kontribusi ke masyarakat,” ujarnya.

Kemitraan UMKM Jadi Perhatian

Tere mengatakan Kalimantan Barat masih memiliki peluang untuk menarik investasi baru. Namun, pengembangan investasi perlu disertai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kalbar masih sangat terbuka untuk investasi, pengusaha harus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, pemerintah dan masyarakat. Kemitraan dengan UMKM harus ditingkatkan,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah telah memberlakukan ketentuan yang mewajibkan perusahaan besar membangun kemitraan dengan UMKM. Melalui pola tersebut, investasi diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan usaha berskala besar, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk masuk dalam rantai pasok dan kegiatan ekonomi.

Kemitraan tersebut menjadi salah satu aspek penting agar pertumbuhan investasi dapat memberikan manfaat lebih luas, termasuk melalui peluang usaha, perluasan pasar, dan penguatan kapasitas UMKM.

Perbatasan Malaysia dan Pelabuhan Kijing Jadi Peluang

Selain kemitraan usaha, Kalimantan Barat memiliki potensi strategis untuk pengembangan investasi. Letaknya yang berbatasan langsung dengan Malaysia membuka peluang perdagangan lintas negara, sedangkan keberadaan Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah berpotensi mendukung konektivitas logistik dan perdagangan dengan pasar internasional.

Kawasan perbatasan dapat dikembangkan tidak hanya sebagai jalur keluar-masuk orang dan barang, tetapi juga sebagai pusat aktivitas perdagangan, jasa, pariwisata, dan investasi lintas negara.

Sementara itu, Pelabuhan Kijing memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi barang dan memperkuat akses pelaku usaha Kalbar ke pasar yang lebih luas.

Optimalisasi potensi tersebut membutuhkan dukungan infrastruktur, kemudahan pelayanan investasi, serta kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha.

Dengan penguatan kemitraan dan pemanfaatan potensi daerah, investasi yang masuk diharapkan mampu memperluas aktivitas ekonomi serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dan UMKM dalam pembangunan Kalimantan Barat.

NP
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update