Jumat, 23 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Sambut Hari Pangan Sedunia, Pemprov Kalimantan Barat Siap Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

✍️ Yudi Setiawan 🕒 13 Oct 2026 👁️ 2x dibaca
Gerakan Pangan Murah Kalbar
Gerakan Pangan Murah Kalbar Foto: rri.co.id

PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mempertegas komitmennya dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui rencana penyelenggaraan aksi massal Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dijadwalkan berlangsung serentak dalam kurun waktu dekat. Inisiatif strategis ini dihadirkan khusus untuk memeriahkan momentum peringatan Hari Pangan Sedunia sekaligus menjadi instrumen utama pemerintah daerah dalam mengendalikan laju inflasi bahan pangan di wilayah Kalimantan Barat.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini diproyeksikan akan memfasilitasi kebutuhan mendasar warga dengan menyediakan aneka bahan pangan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan pasaran umum. Komoditas yang akan dihadirkan mencakup berbagai barang kebutuhan harian vital, mulai dari beras kualitas medium hingga premium, minyak goreng kemasan, gula pasir, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, hingga komoditas holtikultura dan olahan lokal lainnya. Langkah intervensi pasar ini dinilai sangat krusial mengingat fluktuasi harga bahan pokok kerap menjadi beban tambahan bagi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan bahwa kesiapan teknis maupun logistik menjelang gelaran besar ini telah dimatangkan melalui koordinasi lintas sektor. Upaya ini bukan sekadar ajang seremonial tahunan semata, melainkan manifestasi nyata dari hadirnya negara di tengah-tengah dinamika ekonomi masyarakat. Dengan mendistribusikan pasokan pangan murah secara langsung ke titik-titik krusial yang mudah dijangkau oleh publik, diharapkan lonjakan harga beberapa komoditas tertentu dapat diredam dengan cepat dan efektif.

Melalui program terintegrasi ini, masyarakat mengalokasikan pengeluaran rumah tangga secara lebih efisien tanpa perlu mengorbankan kualitas nutrisi harian keluarga. Pemerintah daerah meyakini bahwa akses terhadap pangan yang terjangkau dan berkualitas merupakan hak mendasar bagi seluruh warga negara, sehingga ketersediaannya harus terus dikawal dengan berbagai strategi dan intervensi yang tepat sasaran.

Sinergi Lintas Sektor dan Keterlibatan Mitra Strategis

Keberhasilan penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah di Kalimantan Barat tidak lepas dari dukungan kuat serta kolaborasi sinergis antara instansi pemerintah dengan berbagai pihak terkait. Dalam eksekusinya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Kalimantan Barat menggandeng Perum Bulog Wilayah Kalimantan Barat, BUMD, para pelaku usaha pangan, distributor besar, hingga kelompok tani lokal. Keterlibatan para rantai pasok secara langsung ini memangkas jalur distribusi komoditas yang biasanya panjang dan berbiaya tinggi, sehingga harga jual ke tangan konsumen akhir dapat ditekan secara signifikan.

Perum Bulog memegang peranan penting dalam menjamin ketersediaan stok beras serta barang kebutuhan pokok lainnya yang disalurkan dalam kegiatan ini. Sementara itu, para distributor dan produsen lokal turut berkomitmen menyuplai barang dagangan mereka dengan marjin keuntungan yang sangat minim sebagai bentuk kepedulian sosial dan partisipasi aktif dalam peringatan Hari Pangan Sedunia.

Keterlibatan para pelaku UMKM dan asosiasi petani dalam ajang GPM ini juga memberikan ruang promosi yang positif bagi produk-produk lokal Kalimantan Barat. Selain memfasilitasi kebutuhan konsumen urban akan harga pangan yang terjangkau, kegiatan ini turut membuka saluran pemasaran langsung bagi para produsen dan petani lokal. Melalui mekanisme penjualan langsung tanpa perantara tengkulak, petani mendapatkan jaminan harga jual yang layak dan adil, sementara konsumen menikmati produk segar dengan harga kompetitif.

Pengawasan ketat terhadap rantai pasok dan mekanisme penjualan juga disyiapkan secara matang agar tidak terjadi pemicu aksi pemborongan atau panic buying oleh spekulan. Tim gabungan pengawas harga dan ketersediaan pasokan akan disiagakan di lapangan selama kegiatan berlangsung untuk memastikan seluruh proses transaksi berjalan dengan tertib, aman, transparan, serta benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

Intervensi Strategis dalam Pengendalian Inflasi Daerah

Secara makroekonomi, penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah memiliki dampak signifikan sebagai pengemudi utama (driver) pengendalian inflasi daerah, khususnya pada kelompok komoditas volatile foods (pangan bergejolak). Di tengah ketidakpastian iklim global, ancaman krisis pangan, serta dinamika pasokan nasional, Kalimantan Barat terus berupaya menjaga angka inflasi tetap berada dalam rentang target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Pasar murah yang digelar dalam rangka Hari Pangan Sedunia ini diharapkan mampu meredam spekulasi pasar yang kerap memanfaatkan momentum-momentum tertentu untuk menaikkan harga sepihak. Ketika pasokan pangan berharga terjangkau digelontorkan ke pasar dalam jumlah yang memadai, indeks harga konsumen di tingkat lokal secara otomatis akan terkoreksi menuju angka yang lebih stabil.

Gubernur Kalimantan Barat beserta jajaran jajaran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) secara berkala terus memantau pergerakan harga komoditas utama di seluruh pasar tradisional kabupaten/kota. Langkah deteksi dini terhadap lonjakan harga bahan pokok dijadikan acuan utama dalam menentukan titik-titik prioritas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini, sehingga intervensi yang dilakukan tepat guna dan memberikan pengaruh langsung pada penurunan beban hidup masyarakat.

Di samping itu, Pemprov Kalbar berharap pemangku kepentingan di tingkat kabupaten dan kota dapat mereplikasi dan memperluas jangkauan aksi serupa di wilayah masing-masing. Sinergi yang solid antara pemerintah provinsi dan daerah akan memperkuat benteng ketahanan pangan daerah secara menyeluruh dari tingkat tapak hingga ke pusat kota.

Momentum Refleksi dan Penguatan Ketahanan Pangan Masa Depan

Peringatan Hari Pangan Sedunia sendiri merupakan momen refleksi global akan pentingnya kedaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan bagi keberlangsungan peradaban. Dalam konteks lokal Kalimantan Barat, momentum ini dimaknai sebagai pendorong semangat untuk terus membenahi infrastruktur pertanian, meningkatkan produktivitas lahan, menggalakkan diversifikasi pangan lokal, serta memperkuat sistem logistik distribusi pangan antarwilayah.

Kalimantan Barat yang memiliki potensi agraris cukup melimpah terus didorong untuk tidak hanya bergantung pada pasokan pangan luar daerah, melainkan mampu mengoptimalkan komoditas lokal sebagai penopang utama ketahanan pangan mandiri. Gerakan Pangan Murah yang digelar secara konsisten menjadi salah satu jembatan penghubung yang mendekatkan hasil panen petani lokal dengan kebutuhan konsumen di berbagai wilayah Kalimantan Barat.

Masyarakat menyambut positif rencana penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah ini. Kehadiran pasar murah senantiasa menjadi angin segar yang dinantikan oleh warga, terutama kalangan ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro yang bergantung pada kepastian harga bahan baku harian. Diharapkan, kemeriahan peringatan Hari Pangan Sedunia di Kalimantan Barat tahun ini tidak hanya dirasakan sebagai perayaan simbolis semata, melainkan memberikan dampak riil yang meringankan beban ekonomi harian seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengimbau masyarakat untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini secara bijak dengan berbelanja sesuai kebutuhan wajar. Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, kesiapan Kalimantan Barat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, berkeadilan, dan berkelanjutan akan semakin kokoh dari waktu ke waktu.

YS
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update