SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka Beasiswa Penuh, Siswa Kalbar Bisa Daftar hingga 28 Oktober
kayongnews.com – Pelajar SMP di Kalimantan Barat yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah berasrama dengan beasiswa penuh masih memiliki kesempatan mendaftar di SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB).
Pendaftaran untuk Tahun Ajaran 2027/2028 telah dibuka dan akan berlangsung hingga 28 Oktober 2026. Sekolah tersebut menyediakan 180 kursi bagi siswa putra dan putri dari seluruh Indonesia.
Siswa yang dinyatakan lolos nantinya mendapatkan beasiswa penuh selama tiga tahun. Beasiswa tersebut mencakup biaya pendidikan, asrama, makan tiga kali sehari, layanan kesehatan selama 24 jam, seragam, hingga fasilitas laptop selama mengikuti pendidikan.
Pendaftaran dilakukan secara daring dan tidak dikenakan biaya. Penerimaan kali ini merupakan angkatan ketiga SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
Di Kalimantan Barat, informasi mengenai penerimaan siswa baru mulai disosialisasikan kepada pelajar. Bag SDM Polres Kubu Raya bersama Polsek Sungai Raya salah satunya menggelar sosialisasi di SMP Negeri 3 Sungai Raya, Selasa (6/10).
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, mewakili Kabag SDM Polres Kubu Raya AKP Dede Hasanudin, mengatakan sosialisasi dilakukan agar calon peserta mengetahui persyaratan sekaligus memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memberikan informasi yang jelas kepada para siswa mengenai SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan proses SPMB Tahun Ajaran 2027/2028,” kata Ade.
Persaingan Masuk Cukup Ketat
Calon peserta perlu mempersiapkan diri dengan baik karena jumlah kursi yang tersedia terbatas. Pada penerimaan angkatan pertama, sebanyak 11.765 orang tercatat mendaftar untuk memperebutkan 120 kursi.
Jumlah pendaftar kemudian meningkat menjadi 17.291 orang pada penerimaan angkatan kedua dengan kuota 180 siswa.
Tingginya jumlah peminat tersebut membuat persaingan masuk SMA KTB cukup ketat. Untuk penerimaan angkatan ketiga, penyelenggara menargetkan jumlah pendaftar kembali menembus lebih dari 17 ribu orang.
Nilai Rapor Minimal 80
Salah satu ketentuan yang harus diperhatikan calon peserta adalah nilai rapor.
Peserta diwajibkan memiliki nilai minimal 80 pada skala 100 atau 8,0 pada skala 10 untuk mata pelajaran Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris.
Persyaratan tersebut berlaku untuk semester 1 hingga semester 4 SMP. Artinya, nilai minimal 80 harus dipenuhi pada masing-masing mata pelajaran yang dipersyaratkan, bukan berdasarkan rata-rata ketiganya.
Selain persyaratan akademik, calon siswa harus dalam kondisi sehat jasmani dan rohani serta belum berusia 17 tahun pada 1 Juli 2027.
Peserta juga harus bersedia menjalani pendidikan dengan sistem asrama selama tiga tahun. SMA KTB terbuka bagi siswa putra maupun putri dari seluruh Indonesia.
Seleksi Berlangsung Bertahap
Memenuhi batas nilai rapor belum otomatis membuat calon peserta diterima. Proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan.
Setelah pendaftaran, peserta akan mengikuti NST 1 atau Tes Potensi Akademik. Tryout NST 1 dijadwalkan berlangsung secara daring pada 14–15 November 2026, sedangkan tes NST 1 dilaksanakan pada 12–13 Desember 2026.
Hasil seleksi tahap tersebut dijadwalkan diumumkan pada 24 Desember 2026.
Peserta yang lolos kemudian mengikuti Tryout NST 2 atau tes mata pelajaran pada 16 Januari 2027. Selanjutnya, NST 2 dilaksanakan secara langsung pada 23 Januari 2027 di Polda yang dipilih peserta ketika mendaftar.
Hasil NST 2 dijadwalkan diumumkan pada 8 Februari 2027.
Bagi peserta dari Kalbar, pilihan lokasi Polda untuk pelaksanaan NST 2 menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan sejak proses pendaftaran.
Seleksi Akhir Digelar di Bogor
Peserta yang berhasil melewati seleksi daerah masih harus mengikuti tahapan seleksi terpusat.
Seleksi akhir dijadwalkan berlangsung secara langsung di SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Maret 2027.
Materi seleksi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik. Peserta juga akan menghadapi tes nonakademik, simulasi IELTS, uji kesamaptaan jasmani, diskusi kelompok, serta wawancara.
Karena itu, persiapan calon siswa tidak cukup hanya dengan menjaga nilai rapor. Kemampuan Bahasa Inggris, kebugaran, komunikasi, kerja sama dalam kelompok, dan kesiapan menghadapi wawancara juga perlu diperhatikan.
Terintegrasi dengan Kurikulum Internasional
SMA Kemala Taruna Bhayangkara memiliki sistem pendidikan yang menggabungkan Kurikulum Nasional dengan International Baccalaureate Diploma Programme (IB DP).
Sekolah tersebut tercatat sebagai IB World School sejak 20 Mei 2026. Dalam proses pembelajarannya, sekolah menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris serta menerapkan sistem pendidikan berasrama.
Selain pendidikan akademik, sekolah juga mengembangkan karakter dan nilai-nilai Kebhayangkaraan.
Fasilitas pembelajaran yang dikembangkan mencakup lapangan olahraga, perpustakaan digital, dan laboratorium robotika. Teknologi seperti kecerdasan buatan, robotika, dan drone juga menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran.
Bukan Jalur Langsung ke Akpol
Meski membawa nama Bhayangkara, SMA KTB bukan merupakan jalur otomatis untuk masuk Akademi Kepolisian maupun menjadi anggota Polri.
Lulusan tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke berbagai bidang sesuai minat dan kemampuannya.
Pendidikan di sekolah tersebut lebih diarahkan pada pengembangan kemampuan akademik sekaligus karakter, kemandirian, kedisiplinan, dan kepemimpinan.
Dalam penerimaan angkatan ketiga, keterbatasan ekonomi juga disebut tidak boleh menjadi penghalang bagi siswa berprestasi untuk mengikuti seleksi.
Pendaftaran Gratis
Pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara untuk Tahun Ajaran 2027/2028 dibuka hingga 28 Oktober 2026.
Calon peserta perlu menyiapkan sejumlah dokumen, di antaranya NISN, rapor semester 1 hingga 4, dokumen identitas, surat rekomendasi, serta surat keterangan penghasilan orang tua atau wali.
Peserta disarankan memeriksa kanal resmi penerimaan sebelum mengirimkan berkas untuk memastikan persyaratan dan jadwal yang berlaku.
Pendaftaran tidak dipungut biaya. Orang tua dan calon peserta juga diimbau berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.
“Bagi siswa yang berminat, informasi ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk mempersiapkan diri sejak awal sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ade.
Dengan waktu pendaftaran yang tersisa hingga 28 Oktober, pelajar SMP di Kalbar yang memenuhi persyaratan dapat mulai mempersiapkan dokumen dan kemampuan akademik maupun nonakademik untuk mengikuti seluruh rangkaian seleksi.
