Jumat, 06 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Optimalisasi Pekarangan Rumah di Mempawah Melalui Gerakan Aku Hatinya PKK untuk Kesejahteraan

✍️ Yudi Setiawan 🕒 06 Nov 2026 👁️ 1x dibaca
Ketua TP PKK Kalbar, Hj Erlina saat menyerahkan bantuan bibit ikan di Mempawah.
Ketua TP PKK Kalbar, Hj Erlina saat menyerahkan bantuan bibit ikan di Mempawah. Foto: pontianakpost.jawapos.com

Gerakan pemanfaatan lahan kosong di sekitar tempat tinggal kini kembali digalakkan secara masif guna mendongkrak kesejahteraan masyarakat. Melalui momentum revitalisasi program Aku Hatinya PKK yang dipusatkan di Kabupaten Mempawah, pekarangan rumah warga tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan disulap menjadi sumber pangan yang bernilai ekonomis tinggi. Inisiatif strategis ini dihadirkan untuk menjawab tantangan kemandirian pangan sekaligus membuka peluang pendapatan baru bagi sektor rumah tangga di wilayah Kalimantan Barat.

Pelaksanaan program tersebut dirancang secara terintegrasi dengan memadukan berbagai komoditas produktif di area sekitar tempat tinggal. "Melalui revitalisasi Aku Hatinya PKK 2026 di Mempawah, masyarakat didorong menanam tanaman pangan, memelihara ternak, membudidayakan ikan, serta mengolah hasil pekarangan menjadi produk UMKM bernilai ekonomi. Program ini juga memperkuat peran perempuan dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan keluarga,".

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi gerakan ini tidak sekadar berfokus pada aspek keindahan tata letak lingkungan luar rumah semata. Lebih dari itu, ada target jangka panjang yang ingin dicapai, yakni membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat bahwa setiap jengkal lahan memiliki potensi finansial yang luar biasa jika dikelola secara tekun dan terarah.

Dalam implementasinya di lapangan, program ini menyasar optimalisasi komoditas unggulan khas daerah yang dinilai memiliki daya jual kuat di pasaran. Berbagai jenis tanaman holtikultura, apotek hidup, hingga hasil peternakan skala rumah tangga diintegrasikan sedemikian rupa sehingga mampu memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari sekaligus menyuplai pasokan komoditas bagi pasar lokal.

Transformasi ini juga membuka ruang kreativitas yang luas bagi para kaum perempuan dan pelaku usaha mikro di tingkat lokal. Berbagai hasil tanaman pekarangan dapat diolah menjadi aneka produk, seperti keripik, selai, hingga camilan sehat berbasis pangan lokal. Nilai tambah dari pengolahan produk rumahan ini terbukti efektif dalam mendongkrak omzet penjualan serta memperkuat struktur ekonomi kerakyatan dari lingkup terkecil, yakni keluarga.

Dukungan penuh juga mengalir dari berbagai pemangku kepentingan daerah yang melihat program ini sebagai solusi konkret atas dinamika kebutuhan ekonomi masyarakat modern. Sinergi yang kuat antara jajaran pemerintah daerah, kader penggerak PKK, dan elemen masyarakat di Mempawah diyakini mampu menjadi katalisator percepatan pembangunan kesejahteraan sosial yang merata, baik di kawasan perdesaan maupun perkotaan.

Keberhasilan program revitalisasi ini diharapkan mampu menjadi pilot project atau percontohan inspiratif bagi daerah-daerah lain di Provinsi Kalimantan Barat. Dengan mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah, ketahanan pangan daerah dapat terjaga dengan kokoh, angka kemiskinan dapat ditekan secara perlahan, dan kemandirian finansial keluarga bukan lagi sekadar angan-angan melainkan kenyataan yang dapat dirasakan langsung oleh setiap lapisan masyarakat.

YS
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update