TKA Terkendala Teknis, Siswa SMA/SMK Kalbar Bisa Ikut Ujian Susulan 30 Oktober
kayongnews.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat menyiapkan ujian susulan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII SMA/SMK yang mengalami kendala teknis saat pelaksanaan ujian. Ujian susulan dijadwalkan paling cepat berlangsung pada 30 Oktober 2026.
Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, memastikan kendala teknis tidak akan menghilangkan kesempatan siswa untuk mengikuti tes tersebut.
“Insyaallah, hak anak-anak untuk mengikuti TKA tetap bisa difasilitasi. Jangan sampai kendala teknis membuat mereka tertunda atau bahkan batal mengikuti TKA,” kata Faisal saat meninjau pelaksanaan TKA hari kedua di SMKN 5 Pontianak, Rabu.
Ia menjelaskan, pelaksanaan TKA secara umum berjalan lancar. Namun, sejumlah kendala teknis sempat terjadi pada sesi pertama. Gangguan serupa juga dilaporkan di sejumlah daerah lain di Indonesia.
Peserta yang terdampak akan mengikuti ujian susulan berdasarkan keputusan panitia pusat. Selain 30 Oktober, jadwal susulan kemungkinan berlanjut pada 1 atau 2 November 2026.
Disdikbud Kalbar terus melakukan antisipasi untuk memastikan gangguan teknis tidak menghambat pelaksanaan ujian berbasis komputer. Salah satu kendala yang dilaporkan terjadi di wilayah Sekayam, Kabupaten Sanggau, akibat pemadaman listrik.
Faisal menegaskan, gangguan tersebut bukan disebabkan oleh kesalahan peserta didik maupun kurangnya persiapan pihak sekolah.
Sebagai langkah antisipasi, Disdikbud Kalbar telah menyurati PLN agar pemadaman listrik, jika memang harus dilakukan, tidak berlangsung di wilayah yang sekolahnya sedang menyelenggarakan TKA.
Fasilitas Ujian Dipastikan Memadai
Sementara itu, Asep, staf pemantauan dan evaluasi dari Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV Bispar), menilai fasilitas pelaksanaan TKA di SMKN 5 Pontianak sudah memadai.
Menurut dia, penataan panitia, pengawas, ruang belajar, hingga laboratorium telah mendukung pelaksanaan ujian yang tertib dan kondusif.
“Penataan panitia dan pengawas sudah sangat baik dan tertata. Ruang belajar maupun laboratorium juga memadai serta jauh dari kebisingan, sehingga peserta yang melaksanakan TKA dapat mengikuti ujian dengan aman dan tidak terganggu,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan ujian telah mengikuti petunjuk teknis yang diberikan kepada sekolah. Setiap ruang ujian juga dilengkapi komputer sesuai ketentuan, termasuk perangkat cadangan untuk mengantisipasi gangguan peralatan.
Pelaksanaan TKA bagi siswa kelas XII SMA/SMK di Kalimantan Barat berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Pemerintah daerah berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian sesuai jadwal, dengan kesempatan mengikuti ujian susulan bagi siswa yang terdampak kendala teknis.
Dengan langkah antisipasi tersebut, Disdikbud Kalbar berupaya memastikan persoalan teknis, termasuk gangguan listrik dan perangkat komputer, tidak menghalangi hak siswa dalam mengikuti TKA.
