Wabup Susana Herpena Ajak Pelajar Sanggau Perkuat Moderasi Beragama
kayongnews.com – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, mendorong penguatan moderasi beragama di kalangan pelajar untuk menjaga kerukunan masyarakat sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi Indonesia Emas 2045.
Pesan tersebut disampaikan Susana saat menghadiri seminar moderasi beragama bagi pelajar di Kabupaten Sanggau, Rabu (21/10/2026). Menurutnya, pembinaan generasi muda perlu diperkuat agar mereka mampu menghadapi berbagai tantangan tanpa kehilangan nilai toleransi dan kebersamaan.
Dalam kegiatan tersebut, Susana menekankan pentingnya membangun generasi muda yang mampu menghargai perbedaan dan ikut menjaga keharmonisan daerah.
“Hari ini kita menghadirkan seminar khusus untuk para pelajar tentunya dengan tema membangun generasi milenial yang berjuang moderasi untuk Sanggau harmonis,” kata Susana.
Ia menilai kegiatan edukasi seperti ini menjadi salah satu upaya mempersiapkan generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki sikap saling menghormati di tengah keberagaman.
“Dan ini luar biasa tentunya ini perlu dilaksanakan untuk menuju generasi emas Indonesia Emas di tahun 2045,” ujarnya.
Susana menjelaskan, penguatan moderasi beragama membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Ia optimistis keberagaman yang dimiliki Kabupaten Sanggau dapat menjadi kekuatan apabila seluruh elemen masyarakat mampu menjaga kekompakan dan membangun hubungan yang harmonis.
“Saya optimis jika kekompakan kita dan dengan keberagaman ini kita satukan menjadi sebuah pelangi yang ada di Kabupaten Sanggau. Sebuah keindahan tidaklah sulit untuk kita wujudkan untuk generasi emas 2045,” ungkapnya.
Selain menyampaikan pentingnya toleransi, Susana juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi narkoba dan tetap memprioritaskan pendidikan. Ia menegaskan, masa depan generasi muda perlu dijaga melalui dukungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah.
Persoalan anak putus sekolah serta pernikahan dini juga menjadi perhatian yang harus dicegah bersama. Menurutnya, upaya tersebut penting agar para pelajar memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik.
Melalui penguatan moderasi beragama dan perhatian terhadap pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sanggau berharap generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, menghargai perbedaan, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
